Oli Bekas dari Bengkel Kemana Larinya? Bisnis Oli Bekas?

Oli Bekas dari Bengkel Kemana Larinya? Bisnis Oli Bekas?
Oli Bekas dari Bengkel Kemana Larinya? Bisnis Oli Bekas?

Ganti oli motor merupakan rutinitas yang dilakukan biker untuk memelihara motor kesayangannya, setiap hari bengkel-bengkel sepeda motor penuh sesak dengan motor yang mengantri untuk diservis dan tentunya ganti oli.

Namun pernahkah brosist bertanya kenapa oli-oli bekas itu biasanya dikumpul dalam suatu wadah gentong biasanya. Apakah mau dijual kembali , atau digunakan kembali? Atau jangan-jangan dikemas ulang alias rekondisi?

Pertanyaan di atas cukup sering terlintas toh, tapi kemana sebenarnya oli-oli bekas itu bermuara? Nah, kalau menurut regulasi, sebenarnya bengkel diwajibkan memiliki fasilitas penampungan oli atau saluran pembuangan oli yang terbuat dari semen atau keramik. Semen atau keramik dipilih agar tanah disekitar bengkel tidak terkena polusi dari oli bekas tersebut. 

Masih menurut regulasi pemerintah limbah oli bekas yang ditampung tersebut wajib dikeluarkan selambat-lambatnya dalam tempo enam bulan.

Lantas dikeluarkan kemana oli bekas itu? Oli bekas tersebut biasanya dibeli oleh para pengepul bekas untuk diproses lebih lanjut. Pengepul ini bukan sembarangan pengepul, mereka adalah para pengusaha yang tergabung dalam Perhimpuan Pengumpul Pengelola dan Pengguna Minyak Pelumas Bekas atau disingkat dengan P4MB.

Oli bekas tersebut ada yang bisa digunakan langsung maupun harus diproses kembali. 

Pengawet Kayu

Industri mebel skala kecil biasanya akan menggunakan oli bekas untuk mengawetkan stok kayu, dengan dioleskan oli bekas kayu akan bertahan lebih lama dari lembab, lapuk dan rayap.

Bahan Pembakaran

Sejatinya oli merupakan hasil olahan minyak bumi, itu artinya oli juga memiliki kemampuan sebagai bahan bakar, beberapa industri seperti industri aspal cair curah, industri pembuatan batu bata masih mengandalkan oli bekas yang dicampur bahan lainnya untuk proses pembakaran.

Diproses Kembali

Arti diproses kembali disini bukan berarti dikemas ulang atau menjadi oli pelumas dalam kemasan abal-abal. Dengan teknologi yang dimiliki para pengusaha pengepul oli bekas, oli bekas diproses ulang menjadi bahan bakar alternatif baru. Di Indonesia sendiri proses daur ulang oli bekas belum begitu populer.
Advertisement