Calon Pesaing Kawasaki W175 dari Honda Yamaha dan Suzuki

Calon Pesaing Kawasaki W175 dari Honda Yamaha dan Suzuki
Calon Pesaing Kawasaki W175 dari Honda Yamaha dan Suzuki

Kawasaki W175 di Indonesia kini melenggang sendiri tanpa pengawalan berarti. Ia menjadi satu-satunya pabrikan Jepang yang menghadirkan motor retro lewat jalur resmi ATPM. Adapun pesaing Kawasaki W175 kini hanya datang dari pabrikan non Jepang, seperti Benelli Motobi 152 dan Viar Vintech 200. 

Sementara itu, pabrikan Jepang seperti Honda, Yamaha dan Suzuki masih belum terlihat niatnya untuk menghadirkan motor pesaing Kawasaki W175.

Sebenarnya tiga pabrikan Jepang di atas memiliki amunisi yang cukup untuk melawan dominasi retro Kawasaki itu. Namun entah mengapa ketiga pabrikan tersebut tak kunjung menghadirkannya. Rumor demi rumor sudah beredar liar, namun nyatanya, sejak kehadiran Kawasaki W175 di November 2017 silam, baik Honda dan Yamaha maupun Suzuki tak bergeming. 

Lantas, apa sih motor dari Honda, Yamaha dan Suzuki yang pantas menjadi pesaing si Kawasaki W175? Berikut kami hadirkan motor yang digadang-gadang pantas menjadi pesaing W175. 

Honda CB190SS 2019

Motor Honda bergaya retro ini hadir pertama kali untuk pasar Tiongkok. Honda CB190SS memiliki tampang murni retro klasik. Tak hanya tampang, secara teknis, CB190SS hadir dengan teknologi yang cukup sederhana. 

Meski didaulat sebagai motor retro, Honda CB190SS tetap hadir dengan beberapa sentuhan modern, diantaranya, lampu LED dan speedo meter digital analog. 

Yamaha YB125

Secara kubikasi mesin, Yamaha YB125 memang tak sepadan dengan Kawasaki W175. Namun jika kita lihat dari aspek lain, motor ini masih bisa dianggap sebagai calon kuat pesaing W175 dari Yamaha. Tampangnya yang retro klasik habis, pun dengan spesifikasi mesinnya. 

Aura retro klasik tak hanya terlihat dari bentuk retro Yamaha ini. Lihatlah mesinnya, masih menggunakan karburator dan sirip pendingin udara. Ini sama persis dengan milik W175. 

Suzuki Vanvan 125
Lagi-lagi secara kubikasi mesin, Vanvan 125 bukan pesaing yang sepadan dengan Kawasaki W175. Tapi itu bukan masalah besar, penggemar retro tidak selalu terpaku dengan kubikasi mesin. Banyak hal yang lebih worth it untuk dipertimbangkan. 

Sebagai calon pesaing W175, retro Suzuki ini tebilang anti mainstream. Vanvan 125 tampil berani dengan bentuk yang berbeda sendiri, seperti kebiasaan Suzuki umumnya. Jiwa retro Vanvan tak perlu diragukan lagi. Ia memiliki nama besar, sama besarnya dengan W-series milik Kawasaki. 

Itu tadi masbro, 3 motor retro yang kami anggap bisa menjadi calon kuat pesaing Kawasaki W175 di Indonesia. Perlu keberanian dari tiga pabrikan Jepang ini untuk menggoyang dominasi Kawasaki yang kini melenggang sendiri tanpa kawalan berarti.
Advertisement